1 -Pengambilan keputusan adalah pemilihan alternative terbaik diantara berbagai alternative yang ada.
- keputusan tombak akhir / babak akhir dari suatu masalah
2* identifiikasi dan diagnosis masalah
* pengumpulan dan analisis data yang relevan
* pengembangan dan evaluasi alternative
* pemilihan alternative terbaik
3. menurut saya pengambilan keputusan terbaik adalah keputusan kelompok karena
akan menjadi lebih baik,karena kita bisa mendapatkan masukan dari yang lainnya
4. menurut saya tergantung dari pokok permasalahannya sehingga kita di dalam
mengambil keputusan di hadapkan dalam kondisi yang pasti & tidak pasti.
Minggu, 25 April 2010
Rabu, 21 April 2010
Tugas 6
1.istilah motivasi
- Dorongan
- Keinginan
- Support
2 .→Model proses teori motivasi adalah :
proses teori motivasi => proses psikologis => kebutuhan => dorongan
proses teori motivasi => fisiologis => haus => lapar
motivasi di pandang sebagai proses psikologis dasr yang terdiri atas berbagai kebutuhan,dorongan,dan tujuan.sedangkan pada proses pada motivasi fisiologis yang merupakan motivasi alamiah(biologis) seperti lapar,haus
3 . Tabel perbedaan teori motivasi
Teori MC .gregor
Teori x
- rata-rata para pekerja itu malas,tidak suka bekerja,dan akan menghidarinya bila dapat.
- Karena pada dasarnya pekerja tidak suka bekerja,maka harus dipaksa,dikendalikan,diperlakukan dengan hukuman,dan diarahkan untuk pencapaian tujuan organisasi.
- Rata-rata para pekerja lebih senang dibimbing,berusaha menghindari tanggung jawab,mempunyai ambisi yang kecil,keamanan dirinya diatas segala-galanya.
Teori y
- usaha phisik dan mental yang dilakukan ,manusia dalam bekerja adalah kodrat manusia,sama dengan bermain atau beristirahat
- rata-rata manusia bersedia belajar,dalam kondisi yang layak tidak hanya menerima tetapi mencari tanggung jawab.
- Pengendalian ekstren dan hukuman bukan sattu-satunya cara untuk mengerahkan usaha pencapaian tujuan organisasi.
Teori Abraham moslow
- menurut moslow ada 5 kebutuhan dasar manusia yang membentuk hirarki
kebutuhan yaitu:
1. kebuthan fisiologis
2. kebutuhan keamanan
3. kebutuhan social
4. kebutuhan penghargaan
5. kebutuhan aktualisasi diri
Teori Abraham Mc celland
- menurut mc celland sesorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi dengan baik daripada yang lain dalam banyak situasi.
Teori motivasi herzerg
Menurut herzberg ada 2 faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seseorang dalam organisasi yaitu pemuas kerja yang berkaiyan dengan isi pekerjaan dan penyebab ketidakpuasan kerja yang bersangkutan dengan suasana pekerjaan satisfiers disebar motivator dan dissatifers disebut faktor-faktor yang higienis.
- Dorongan
- Keinginan
- Support
2 .→Model proses teori motivasi adalah :
proses teori motivasi => proses psikologis => kebutuhan => dorongan
proses teori motivasi => fisiologis => haus => lapar
motivasi di pandang sebagai proses psikologis dasr yang terdiri atas berbagai kebutuhan,dorongan,dan tujuan.sedangkan pada proses pada motivasi fisiologis yang merupakan motivasi alamiah(biologis) seperti lapar,haus
3 . Tabel perbedaan teori motivasi
Teori MC .gregor
Teori x
- rata-rata para pekerja itu malas,tidak suka bekerja,dan akan menghidarinya bila dapat.
- Karena pada dasarnya pekerja tidak suka bekerja,maka harus dipaksa,dikendalikan,diperlakukan dengan hukuman,dan diarahkan untuk pencapaian tujuan organisasi.
- Rata-rata para pekerja lebih senang dibimbing,berusaha menghindari tanggung jawab,mempunyai ambisi yang kecil,keamanan dirinya diatas segala-galanya.
Teori y
- usaha phisik dan mental yang dilakukan ,manusia dalam bekerja adalah kodrat manusia,sama dengan bermain atau beristirahat
- rata-rata manusia bersedia belajar,dalam kondisi yang layak tidak hanya menerima tetapi mencari tanggung jawab.
- Pengendalian ekstren dan hukuman bukan sattu-satunya cara untuk mengerahkan usaha pencapaian tujuan organisasi.
Teori Abraham moslow
- menurut moslow ada 5 kebutuhan dasar manusia yang membentuk hirarki
kebutuhan yaitu:
1. kebuthan fisiologis
2. kebutuhan keamanan
3. kebutuhan social
4. kebutuhan penghargaan
5. kebutuhan aktualisasi diri
Teori Abraham Mc celland
- menurut mc celland sesorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi dengan baik daripada yang lain dalam banyak situasi.
Teori motivasi herzerg
Menurut herzberg ada 2 faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seseorang dalam organisasi yaitu pemuas kerja yang berkaiyan dengan isi pekerjaan dan penyebab ketidakpuasan kerja yang bersangkutan dengan suasana pekerjaan satisfiers disebar motivator dan dissatifers disebut faktor-faktor yang higienis.
Rabu, 14 April 2010
TUGAS 4
1.contoh spesifik nya yaitu Liem saw bok adalah keluarga imigran dengan situasi kerja sangat keras,Sekarang ia mendapati dirinya dalam suatu pekerjaan lini-perakitan yang membosankan dan dengan pembayaran gaji yang rendah disebuah perusahaan manufacturing besar.Hal ini merupakan segalanya yang dia dapat lakukan untuk mengisi hari2nya.
2. Pola interaksinya berupa komunikasi yang kurang baik antara atasnya dengan pegawainya.Liem saw bok memberitahukan kepadanya tentang masalah finansialnya dan seberapa besar kebencian dia terhadap pekerjaannya.Pengurus tsb menanggapi liem memlalui pernyataan yang persis sama dengan apa yang liem ingin.dan ia berkata " perusahaan terkutuk itu merupakan sumber dari semua masalahku"
3.Permasalaha yang dihadapi liem saw bok adalah kondisi gaji & kerja karena mendapatkan pembayaran gaji rendah disebuah perusahaan manufacturing besar.oleh karena itu ia mempunyai masalah finansial di keluarganya karena isterinya tidak dapat diajak berhemat dalam pembelanjaan dan dia ingin menuntut apa yang harus pantas kita dapatkan kondisi kerja yang baik dan gaji lebih besar.
4. Dengan cara memberikan pekerjaan yang baik yang sesuai dengan gaji kemudian memberikan pengertian terhadao istrinya agar menggunakan uang dengan sebaik2nya.
NAMA KELOMPOK : MARCELINA WERDA
DINI AULIA
KELAS : 1DB01
2. Pola interaksinya berupa komunikasi yang kurang baik antara atasnya dengan pegawainya.Liem saw bok memberitahukan kepadanya tentang masalah finansialnya dan seberapa besar kebencian dia terhadap pekerjaannya.Pengurus tsb menanggapi liem memlalui pernyataan yang persis sama dengan apa yang liem ingin.dan ia berkata " perusahaan terkutuk itu merupakan sumber dari semua masalahku"
3.Permasalaha yang dihadapi liem saw bok adalah kondisi gaji & kerja karena mendapatkan pembayaran gaji rendah disebuah perusahaan manufacturing besar.oleh karena itu ia mempunyai masalah finansial di keluarganya karena isterinya tidak dapat diajak berhemat dalam pembelanjaan dan dia ingin menuntut apa yang harus pantas kita dapatkan kondisi kerja yang baik dan gaji lebih besar.
4. Dengan cara memberikan pekerjaan yang baik yang sesuai dengan gaji kemudian memberikan pengertian terhadao istrinya agar menggunakan uang dengan sebaik2nya.
NAMA KELOMPOK : MARCELINA WERDA
DINI AULIA
KELAS : 1DB01
Selasa, 13 April 2010
TUGAS 5
1. Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau antogonistik antara 2 atau lebih pihak
2 .Yang menyebabkan konflik diantara kelompok karena adanya kebutuhan untuk membagi ( sumber daya yang terbatas ), perbedaan dalam berbagai tujuan,perbedaan nilai atau persepsi,gaya2 individual,kemandirian organisasional
3.Pertentangan kelompok itu bersifat negative karena dapat menimbulkan masalah dan konflik dan dapat merugikan orang lain.
4. Personal role conflict
Peran konflik adalah bentuk khusus dari konflik sosial yang terjadi ketika seseorang dipaksa untuk mengambil dua peran yang berbeda dan tidak kompatibel pada saat yang sama.
Examples may include a doctor who has two commitments: that of doctor and that of father. Contoh mungkin termasuk dokter yang memiliki dua komitmen: bahwa dokter dan ayah. Dia harus memutuskan apakah dia harus hadir untuk pesta ulang tahun putrinya (dalam perannya sebagai "ayah") atau menghadiri pasien yang sakit (sebagai "dokter")Hal ini terkait dengan konsep psikologis disonansi kognitif .
Inter role conflict
Konflik ini bisa berasal dari dalam diri. penyebab dari dalam bisa bersumber dari sifat-sifat atau cirri-ciri kepribadian dari orang yang bersangkutan. nter-role Conflict, dimana seseorang mengalami konflik yang bertalian dengan peran dalam hidupnya. Biasanya, pekerja / pegawai mengalami konflik, yang disebut work / home conflict. Contohnya, seorang ibu yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya, karena harus menjaga anaknya yang dirawat di rumah sakit.
Intersender conflict
Intersender conflict:misalnya seorang ayah yang harus memenuhi kebutuhan istri dan anak-anaknya.
Intrasender Conflict : karyawan atau manajer yang menduduki jabatan di dua struktur. Akibatnya, jika masing-masing struktur memprioritaskan pekerjaan yang tidak sama, akan berdampak pada karyawan atau manajer yang berada pada posisi dibawahnya, terutama jika mereka harus memilih salah satu alternative.
5. Mengapa hidup ini harus ada konflik ? Karena dengan adanya konflik kita biasa menjadi orang yang lebih baik untuk mencapai tujuan.
2 .Yang menyebabkan konflik diantara kelompok karena adanya kebutuhan untuk membagi ( sumber daya yang terbatas ), perbedaan dalam berbagai tujuan,perbedaan nilai atau persepsi,gaya2 individual,kemandirian organisasional
3.Pertentangan kelompok itu bersifat negative karena dapat menimbulkan masalah dan konflik dan dapat merugikan orang lain.
4. Personal role conflict
Peran konflik adalah bentuk khusus dari konflik sosial yang terjadi ketika seseorang dipaksa untuk mengambil dua peran yang berbeda dan tidak kompatibel pada saat yang sama.
Examples may include a doctor who has two commitments: that of doctor and that of father. Contoh mungkin termasuk dokter yang memiliki dua komitmen: bahwa dokter dan ayah. Dia harus memutuskan apakah dia harus hadir untuk pesta ulang tahun putrinya (dalam perannya sebagai "ayah") atau menghadiri pasien yang sakit (sebagai "dokter")Hal ini terkait dengan konsep psikologis disonansi kognitif .
Inter role conflict
Konflik ini bisa berasal dari dalam diri. penyebab dari dalam bisa bersumber dari sifat-sifat atau cirri-ciri kepribadian dari orang yang bersangkutan. nter-role Conflict, dimana seseorang mengalami konflik yang bertalian dengan peran dalam hidupnya. Biasanya, pekerja / pegawai mengalami konflik, yang disebut work / home conflict. Contohnya, seorang ibu yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya, karena harus menjaga anaknya yang dirawat di rumah sakit.
Intersender conflict
Intersender conflict:misalnya seorang ayah yang harus memenuhi kebutuhan istri dan anak-anaknya.
Intrasender Conflict : karyawan atau manajer yang menduduki jabatan di dua struktur. Akibatnya, jika masing-masing struktur memprioritaskan pekerjaan yang tidak sama, akan berdampak pada karyawan atau manajer yang berada pada posisi dibawahnya, terutama jika mereka harus memilih salah satu alternative.
5. Mengapa hidup ini harus ada konflik ? Karena dengan adanya konflik kita biasa menjadi orang yang lebih baik untuk mencapai tujuan.
Selasa, 23 Maret 2010
TUGAS 3
TEORO ORGANISASI TERBAGI MENJADI 3 YAITU :
TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori organisasi klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan wewenang , tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terdapat bila orang-orang bekerja bersama.
Teori organisasi klasik terdiri atas (1) teori birokrasi (2) teori administrasi dan (3) manajemen ilmiah.
Teori birokrasi dipelopori oleh max weber, menurut max weber birokrasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu:
1) Pembagian kerja yang jelas
Pembagian kerja atau spesialisasi harus sesuai dengan kemampuan seseorang.
2) Hierarki wewenang dirumuskan dengan baik
Sentralisasi kekuasaan berdasarkan suatu hierarki dengan pemisahan jelas peringkat atas dan bawah.
3) Program rasional untuk mencapai tujuan
Seleksi dan promosi personalia didasarkan atas kecakapan teknis, dan pendidikan latihan serta persyaratan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan pelaksanaan tugas.
4) Sistem dan prosedur bagi penanganan situasi kerja
Perlu catatan tertulis demi kesinambungan, keseragaman dan transaksi.
5) Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiaban-kewajiban posisi para pemegang jabatan.
6) Hubungan antar pribadi bersifat normal
Ada pemisahan antara masalah pribadi dengan masalah formal organisasi
TEORI NEO KLASIK
Teori Organisasi Neo-Klasik memperbaiki beberapa kekurangan yang terjadi pada teori
organisasi klasik, diklaim oleh penganut teori ini sebagai pengenalan studi perilaku yang
diintegrasikan ke dalam teori organisasi. Penganut teori neo-klasik secara umum
mengidentifikasikan pergerakan hubungan manusia. Studi perilaku yang paling
menginspirasi teori tersebut adalah studi Howthorne yang dilakukan oleh Elthon Mayo
(1880-1949). Analisis utama teori neo-klasik adalah berusaha memodifikasi pilar-pilar
dari dokrin klasik dan tentang organisasi informal. Para teoritikus neo-klasik beroperasi
di bawah asumsi tertutup namun menekankan hubungan informal dan motivasi-motivasi
non ekonomis yang beroperasi di dalam organisasi. Organisasi tidak bekerja dengan
mulus dan bukan merupakan mesin yang bekerja secara sempurna. Manajemen dapat
merancang hubungan dan peraturan yang formal dan sebagainya, namun diciptakan juga
pola hubungan status, norma, dan hubungan informal yang diciptakan untuk memenuhi
kebutuhan sosial para anggota organisasi. Scott (1993, hlm.142) menguraikan modifikasi
teori organisasi neo-klasik terhadap pilar-pilar dalam dokrin teori organisasi klasik
sebagai berikut:
1. Pembagian pekerjaan (division of labor) dipahami sebagai subyek dari hubungan
manusia, bukan didasarkan isolasi terhadap para pekerja akan tetapi ia lebih
merupakan spesialisasi pekerjaan.
2. Proses skalar dan fungsional dipahami oleh teori organisasi neo-klasik sebagai
derajat intensitas pendelegasian, otoritas pendelegasian otoritas dan tanggung
jawab.
3. Struktur dipahami oleh teori organisasi neo-klasik sebagai tempat mengeliminir
friksi dan konflik fungsi-fungsi yang berbeda atau harmonisasi bagi bagian staf
dan lini dalam mencapai tujuan organisasi melalui partisipasi, junior boards,
manajemen yang bottom-up, pengakuan akan kebebasan seseorang, dan
komunikasi yang lebih baik.
4. Rentang kendali (span of control) menurut teori ini haruslah memperhatikan
keperbedaan individual termasuk didalamnya kemampuan manajerial, tipe-tipe
manusia dan fungsi supervisi, dan penciptaan komunikasi yang efektif.
Kontribusi yang lain atau berikutnya yang juga masih bersifat revisi terhadap teori klasik
dari teori ini adalah analisis tentang organisasi informal. Organisasi informal muncul dari
respons terhadap kebutuhan sosial sebagai kebutuhan untuk berhubungan dengan orang
lain. Determinan penting yang memunculkan organisasi informal menurut Scott (1993)
adalah lokasi, pekerjaan, kepentingan, dan isu-isu khusus (special issues). Scott (1993,
hlm. 143) kemudian melihat beberapa asumsi karakteristik organisasi informal yang
TEORI MODERN
Teori Modern menekankan pada perpaduan dan perancangan,
menyediakan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh.
3. Ilmu pengetahuan klasik telah membicarakan konsep koordinasi,
skalar dan vertikal.
1. Teori neoklasik menekankan pentingnya aspek perilaku manusia
dalam organisasi.
2. Teori modern memadukan teori klasik dan neoklasik dengan konsep
yang lebih maju
Teori klasik bersifat tertutup
Teori modern bersifat terbuka (berdasarkan analisa konseptual
,dan didasarkan data empiris, serta bersifat sintesa dan integratif.
Sistem terbuka pada hakikatnya merupakan
transformasi terdiri dari aliran informasi,
bahan, dan energi.
Sistem adalah sekelompok bagian-bagian
yang bekerja bersama-sama untuk melakukan
suatu maksud. Terdiri dari subsistem :
1. Tujuan
2. Manajerial
3. Teknis
4. Psikososial
5. Struktural
• Teori modern menyebutkan bahwa kerja suatu
organisasi adalah sangat kompleks, dinamis,
multilevel, multidimensional, multivariabel,
probabilistik. Organisasi terdiri dari 3 unsur :
1. Unsur struktur makro
2. Unsur proses yang bersifat makro
3. Unsur perilaku anggota yang bersifat mikro
Pertanyaan dalam
teori organisasi modern
1. Apa yang merupakan bagian dari sistem?
2. Apa yang menyebabkan mereka bergantung?
3. Proses-proses inti apa dalam sistem yang
menghubungkan bagian-bagian secara
bersama dan memberikan penyesuaian satu
dengan yang lain?
4. Tujuan apa yang hendak dicapai melalui
sistem?
Teori Sistem Umum
Tingkatan sistem dibagi menjadi :
1. Struktur statik anatomi sistem
2. Sistem dinamik sederhana gerak-gerak tertentu
3. Sistem sibernetik menjaga kesimbangan
4. Sistem terbuka
5. Sistem genetika sosial ditandau pembagian kerja
(sel)
6. Sistem hewani adanya perilaku mencapai tujuan
7. Sistem manusiawi komunikasi dan interpretasi
8. Sistem sosial tingkat organisasi manusia
9. Sistem transedental tingkat terakhir dan absolut
tetapi tidak dapat dketahui hakikatnya
Teori organisasi modern mempunyai
kesamaan dengan teori sistem umum
dalam memandang organisasi menjadi
sesuatu yang terintegrasi.
• Teori sistem umum membicarakan setiap
tingkat sistem.
• Teori sistem modern memusatkan diri
terutama pada tingkat organisasi manusia
Teori sistem umum
dan teori modern
• Kesamaan teori sistem umum dan teori
modern :
1. Bagian-bagian dalam keseluruhan dan
pergerakan individu di dalam dan di luar
sistem.
2. Interaksi individu-individu dengan lingkungan
yang terjadi dalam sistem
3. Interaksi di antara individu-individu dalam
sistem
4. Masalah-masalah pertumbuhan dan stabilitas
sistem
Teori Organisasi dalam
Suatu Kerangka Sistem
• Teori organisasi modern adalah multidisipliner
yang konsep-konsep dan teknik-tekniknya
dikembangkan dari banyak bidang studi
(sosiologi, teori administrasi, ekonomi, operation
research, dll)
• Pembeda teori organisasi modern adalah dasar
konsepsional – analitik, ketergantungannya
pada data riset empirik, dan di atas segalanya
sifat pemaduan dan pengintegrasiannya.
• Bagian dasar dari sistem
1. Individu dan struktur kepribadiannya
(motif,sikap, harapan) yang diberikan
kepada organisasi
2. Organisasi formal
3. Organisasi informal
4. Struktur status dan peranan
5. Lingkungan fisik
Proses yang mempengaruhi
1. Komunikasi
2. Keseimbangan
3. Pengambilan keputusan
TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori organisasi klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan wewenang , tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terdapat bila orang-orang bekerja bersama.
Teori organisasi klasik terdiri atas (1) teori birokrasi (2) teori administrasi dan (3) manajemen ilmiah.
Teori birokrasi dipelopori oleh max weber, menurut max weber birokrasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu:
1) Pembagian kerja yang jelas
Pembagian kerja atau spesialisasi harus sesuai dengan kemampuan seseorang.
2) Hierarki wewenang dirumuskan dengan baik
Sentralisasi kekuasaan berdasarkan suatu hierarki dengan pemisahan jelas peringkat atas dan bawah.
3) Program rasional untuk mencapai tujuan
Seleksi dan promosi personalia didasarkan atas kecakapan teknis, dan pendidikan latihan serta persyaratan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan pelaksanaan tugas.
4) Sistem dan prosedur bagi penanganan situasi kerja
Perlu catatan tertulis demi kesinambungan, keseragaman dan transaksi.
5) Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiaban-kewajiban posisi para pemegang jabatan.
6) Hubungan antar pribadi bersifat normal
Ada pemisahan antara masalah pribadi dengan masalah formal organisasi
TEORI NEO KLASIK
Teori Organisasi Neo-Klasik memperbaiki beberapa kekurangan yang terjadi pada teori
organisasi klasik, diklaim oleh penganut teori ini sebagai pengenalan studi perilaku yang
diintegrasikan ke dalam teori organisasi. Penganut teori neo-klasik secara umum
mengidentifikasikan pergerakan hubungan manusia. Studi perilaku yang paling
menginspirasi teori tersebut adalah studi Howthorne yang dilakukan oleh Elthon Mayo
(1880-1949). Analisis utama teori neo-klasik adalah berusaha memodifikasi pilar-pilar
dari dokrin klasik dan tentang organisasi informal. Para teoritikus neo-klasik beroperasi
di bawah asumsi tertutup namun menekankan hubungan informal dan motivasi-motivasi
non ekonomis yang beroperasi di dalam organisasi. Organisasi tidak bekerja dengan
mulus dan bukan merupakan mesin yang bekerja secara sempurna. Manajemen dapat
merancang hubungan dan peraturan yang formal dan sebagainya, namun diciptakan juga
pola hubungan status, norma, dan hubungan informal yang diciptakan untuk memenuhi
kebutuhan sosial para anggota organisasi. Scott (1993, hlm.142) menguraikan modifikasi
teori organisasi neo-klasik terhadap pilar-pilar dalam dokrin teori organisasi klasik
sebagai berikut:
1. Pembagian pekerjaan (division of labor) dipahami sebagai subyek dari hubungan
manusia, bukan didasarkan isolasi terhadap para pekerja akan tetapi ia lebih
merupakan spesialisasi pekerjaan.
2. Proses skalar dan fungsional dipahami oleh teori organisasi neo-klasik sebagai
derajat intensitas pendelegasian, otoritas pendelegasian otoritas dan tanggung
jawab.
3. Struktur dipahami oleh teori organisasi neo-klasik sebagai tempat mengeliminir
friksi dan konflik fungsi-fungsi yang berbeda atau harmonisasi bagi bagian staf
dan lini dalam mencapai tujuan organisasi melalui partisipasi, junior boards,
manajemen yang bottom-up, pengakuan akan kebebasan seseorang, dan
komunikasi yang lebih baik.
4. Rentang kendali (span of control) menurut teori ini haruslah memperhatikan
keperbedaan individual termasuk didalamnya kemampuan manajerial, tipe-tipe
manusia dan fungsi supervisi, dan penciptaan komunikasi yang efektif.
Kontribusi yang lain atau berikutnya yang juga masih bersifat revisi terhadap teori klasik
dari teori ini adalah analisis tentang organisasi informal. Organisasi informal muncul dari
respons terhadap kebutuhan sosial sebagai kebutuhan untuk berhubungan dengan orang
lain. Determinan penting yang memunculkan organisasi informal menurut Scott (1993)
adalah lokasi, pekerjaan, kepentingan, dan isu-isu khusus (special issues). Scott (1993,
hlm. 143) kemudian melihat beberapa asumsi karakteristik organisasi informal yang
TEORI MODERN
Teori Modern menekankan pada perpaduan dan perancangan,
menyediakan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh.
3. Ilmu pengetahuan klasik telah membicarakan konsep koordinasi,
skalar dan vertikal.
1. Teori neoklasik menekankan pentingnya aspek perilaku manusia
dalam organisasi.
2. Teori modern memadukan teori klasik dan neoklasik dengan konsep
yang lebih maju
Teori klasik bersifat tertutup
Teori modern bersifat terbuka (berdasarkan analisa konseptual
,dan didasarkan data empiris, serta bersifat sintesa dan integratif.
Sistem terbuka pada hakikatnya merupakan
transformasi terdiri dari aliran informasi,
bahan, dan energi.
Sistem adalah sekelompok bagian-bagian
yang bekerja bersama-sama untuk melakukan
suatu maksud. Terdiri dari subsistem :
1. Tujuan
2. Manajerial
3. Teknis
4. Psikososial
5. Struktural
• Teori modern menyebutkan bahwa kerja suatu
organisasi adalah sangat kompleks, dinamis,
multilevel, multidimensional, multivariabel,
probabilistik. Organisasi terdiri dari 3 unsur :
1. Unsur struktur makro
2. Unsur proses yang bersifat makro
3. Unsur perilaku anggota yang bersifat mikro
Pertanyaan dalam
teori organisasi modern
1. Apa yang merupakan bagian dari sistem?
2. Apa yang menyebabkan mereka bergantung?
3. Proses-proses inti apa dalam sistem yang
menghubungkan bagian-bagian secara
bersama dan memberikan penyesuaian satu
dengan yang lain?
4. Tujuan apa yang hendak dicapai melalui
sistem?
Teori Sistem Umum
Tingkatan sistem dibagi menjadi :
1. Struktur statik anatomi sistem
2. Sistem dinamik sederhana gerak-gerak tertentu
3. Sistem sibernetik menjaga kesimbangan
4. Sistem terbuka
5. Sistem genetika sosial ditandau pembagian kerja
(sel)
6. Sistem hewani adanya perilaku mencapai tujuan
7. Sistem manusiawi komunikasi dan interpretasi
8. Sistem sosial tingkat organisasi manusia
9. Sistem transedental tingkat terakhir dan absolut
tetapi tidak dapat dketahui hakikatnya
Teori organisasi modern mempunyai
kesamaan dengan teori sistem umum
dalam memandang organisasi menjadi
sesuatu yang terintegrasi.
• Teori sistem umum membicarakan setiap
tingkat sistem.
• Teori sistem modern memusatkan diri
terutama pada tingkat organisasi manusia
Teori sistem umum
dan teori modern
• Kesamaan teori sistem umum dan teori
modern :
1. Bagian-bagian dalam keseluruhan dan
pergerakan individu di dalam dan di luar
sistem.
2. Interaksi individu-individu dengan lingkungan
yang terjadi dalam sistem
3. Interaksi di antara individu-individu dalam
sistem
4. Masalah-masalah pertumbuhan dan stabilitas
sistem
Teori Organisasi dalam
Suatu Kerangka Sistem
• Teori organisasi modern adalah multidisipliner
yang konsep-konsep dan teknik-tekniknya
dikembangkan dari banyak bidang studi
(sosiologi, teori administrasi, ekonomi, operation
research, dll)
• Pembeda teori organisasi modern adalah dasar
konsepsional – analitik, ketergantungannya
pada data riset empirik, dan di atas segalanya
sifat pemaduan dan pengintegrasiannya.
• Bagian dasar dari sistem
1. Individu dan struktur kepribadiannya
(motif,sikap, harapan) yang diberikan
kepada organisasi
2. Organisasi formal
3. Organisasi informal
4. Struktur status dan peranan
5. Lingkungan fisik
Proses yang mempengaruhi
1. Komunikasi
2. Keseimbangan
3. Pengambilan keputusan
Selasa, 16 Maret 2010
TUGAS 2
1. Apakah seorang manajer dari suatu perusahaan kecil < katakanlah 25 karyawan > juga perlu menetapkan struktur organisasi ? jelaskan pendapat saudara ?
JAWAB : Perlu, karena dengan adanya sruktur organisai dalam suatu perusahaan maka para karyawan dapat bekerja lebih baik, efisien dan juga struktur kerja menjadi teratur.
2. Jabarkan masing-masing organisasi dimana anda pernah masukin ? Dan apakah dari organisasi tersebut mempunyai dampak bagi kehidupan anda ?jelaskan
JAWAB : Dikampus,Di sekolah, dampaknya dengan adanya organisasi kita dapat mengetahui cara kerja setiap masing-masing orang, kita juga dapat berinteraksi antar manusia,pekerjaan nya teratur dengan adanya organisasi kerja.
3. Menurut saudara mana bentuk organisasi yang sehat dan sempurna ? jelaskan
JAWAB : Organisasi yang sehat dan sempurna adalah organisasi yang proses kegiatannya mencapai tujuan melalui kerjasama antar manusia
JAWAB : Perlu, karena dengan adanya sruktur organisai dalam suatu perusahaan maka para karyawan dapat bekerja lebih baik, efisien dan juga struktur kerja menjadi teratur.
2. Jabarkan masing-masing organisasi dimana anda pernah masukin ? Dan apakah dari organisasi tersebut mempunyai dampak bagi kehidupan anda ?jelaskan
JAWAB : Dikampus,Di sekolah, dampaknya dengan adanya organisasi kita dapat mengetahui cara kerja setiap masing-masing orang, kita juga dapat berinteraksi antar manusia,pekerjaan nya teratur dengan adanya organisasi kerja.
3. Menurut saudara mana bentuk organisasi yang sehat dan sempurna ? jelaskan
JAWAB : Organisasi yang sehat dan sempurna adalah organisasi yang proses kegiatannya mencapai tujuan melalui kerjasama antar manusia
Rabu, 10 Maret 2010
tugas 1
1. Jelaskan mengapa O&M memainkan peranan yang sangat penting dalam rangka proses manajemen ?
JAWAB : Karena dengan adanya O&M proses manajemen dapat dilakukan sehingga tujuan dapat tercapai dengan efisien dan menjamin adanya pembagian kerja,waktu dan koordinasi yang tepat.
2. Jelaskan hubungan manajemen dan tata kerja menurut pendapat anda ?
JAWAB : Karena dalam suatu pembagian kerja yang dapat menimbulkan tumpang tindih itu diakibatkan suatu manajemen kerja yang kurang baik.
3. Jelaskan mengapa hubungan manajemen ,tata kerja dan organisasi bersifat erat?
JAWAB : Organisasi diperlukan agar kegiatan dapat berjalan dengan tepat dan tidak terjadi kesimpangsiuran sehingga bisa mencapai tujuan yang sudah ditetapkan ,maka kegiatan dan kerjasama harus dihimpun didalam organisasi tersebut.
4. Gambarkan dengan skema hubungan timbal balik antara manajemen,tata kerja dan organisasi menurut versi saudara dan jelaskan hubungannya?
JAWAB :
TATA KERJA atau metode merupakan pola bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilakukan sehingga tujuan dapat tercapai,sedangkan organisasi yang membentuk adanya tujuan bersama,pembagian tugas,adanya kerja sama dua orang atau lebih.
manajemen,tata kerja dan organisasi untuk diarahkan agar mencapai tujuan dan pembagian kerja yang efisien.
JAWAB : Karena dengan adanya O&M proses manajemen dapat dilakukan sehingga tujuan dapat tercapai dengan efisien dan menjamin adanya pembagian kerja,waktu dan koordinasi yang tepat.
2. Jelaskan hubungan manajemen dan tata kerja menurut pendapat anda ?
JAWAB : Karena dalam suatu pembagian kerja yang dapat menimbulkan tumpang tindih itu diakibatkan suatu manajemen kerja yang kurang baik.
3. Jelaskan mengapa hubungan manajemen ,tata kerja dan organisasi bersifat erat?
JAWAB : Organisasi diperlukan agar kegiatan dapat berjalan dengan tepat dan tidak terjadi kesimpangsiuran sehingga bisa mencapai tujuan yang sudah ditetapkan ,maka kegiatan dan kerjasama harus dihimpun didalam organisasi tersebut.
4. Gambarkan dengan skema hubungan timbal balik antara manajemen,tata kerja dan organisasi menurut versi saudara dan jelaskan hubungannya?
JAWAB :
TATA KERJA atau metode merupakan pola bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilakukan sehingga tujuan dapat tercapai,sedangkan organisasi yang membentuk adanya tujuan bersama,pembagian tugas,adanya kerja sama dua orang atau lebih.
manajemen,tata kerja dan organisasi untuk diarahkan agar mencapai tujuan dan pembagian kerja yang efisien.
Langganan:
Postingan (Atom)